Pagi ini,seperti biasa saya berangkat ke kantor dengan rute yang sama. Dengan traffic lalu lintas yang lumayan padat (seperti biasanya), kunikmati perjalanan pagi ini. Ketika sudah sampai kira - kira setengah dari perjalanan. Saya melihat KA dari arah selatan berhenti. Ada apa ini? Saya ga melihat teknisi di sekitar kereta yang mungkin lagi memeriksa kerusakan kereta. Dengan pelan ku pacu motorku lagi sampai akhirnya berhenti setelah agak jauh di belakang kereta. Di seberang rel kereta api, ada beberapa orang yang berkerumun. Ternyata ada seorang bapak tergeletak (dan sepertinya masih bernapas) di pinggir rel kereta api.
Ada apa ini? Dari informasi yang beredar, ternyata ada seorang bapak terjatuh dari KA itu. Dari beberapa orang tersebut ada yang memanggil-manggil masinis kereta api untuk mundur. Sementara bapak tua itu (korban) masih dibiarkan tergeletak. Orang-orang mulai banyak berdatangan melihat bahkan para pengguna jalan yang lain berhenti untuk melihat apa yang sedang terjadi. Dalam hati bertanya kok belum ada polisi yang datang ya ?
Padahal beberapa meter dari TKP ada kantor polisi. Akhirnya selang beberapa waktu (telat…seperti biasa…) datang juga dua orang polisi dan salah satu petugasnya langsung memotret si korban tersebut.
Sementara itu, kereta api akhirnya mundur dan salah seorang petugas kereta api datang. Bapak (si korban) tadi langsung di angkut ke dalam kereta dan ( mungkin ) untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik buat si korban.
Ku pacu lagi motorku dan kecelakaan barusan mengingatkanku banyak sekali kejadian kecelakaan kereta api di negeri ini. Baik tabrakan antar kereta api, KA anjlok atau KA dengan korban lain. Belum lagi fasilitas KA yang mayoritas sudah ga layak pakai, kenyamanan dan keselamatan penumpang yang kurang diperhatikan.
Lagu lama ya?
Dengan berbagai alasan, sepertinya ada kesan bahwa pihak KA ga pernah salah.
Kenapa bisa begitu ya?
Kenapa kok susah sekali berubah untuk kebaikan bersama?
Ataukah perubahan ke arah yang lebih baik itu hanya untuk beberapa gelintir orang saja?
Oh negeri ku…..yang ku cintai
Sudah lah…kok malah jadi ngelantur….
No related posts.




Entries (RSS)